Selasa, 16 Oktober 2012

Struktur Molekul Sederhana

           Molekul ditentukan oleh sudut dua ikatan, yang kemudian ditentukan oleh orbital atom yang terlibat dalam ikatan dalam ikatan ionik ataupun ikatan kovalen. Pada Teori tolakan pasangan elektron valensi [valence shell electron pair repulsion (VSEPR)] dijelaskan bahwa jumlah pasangan elektron menentukan penyusunan pasangan-pasangan elektron di sekitar atom pusat molekul. Terdapat gaya tolak elektrostatik antara dua pasangan elektron yang cenderung menolak orbital atom sejauh mungkin satu sama lain. kondisi ini terjadi pada pasangan elektron bebas maupun pasangan elektron ikatan.

Selanjutnya, pasangan-pasangan in dibedakan berdasarkan bentuk senyawa dengan atom pusat yang berbeda. Diantaranya :
  • Senyawa dengan atom pusat divalen, pada keadaan ini, dua pasangan elektron akan terpisah sejauh mungkin bila sudut ikatannya 180°. Dengan kata lain, molekulnya akan memiliki struktur linear. 
  • Senyawa dengan atom pusat trivalen, dapat diamati pada senyawa trikhlorida BCl3, sudut ikatan ∠Cl-B-Cl akan bernilai 120° dengan tempat atom itu berada dalam bidang yang sama.
  • Senyawa dengan atom pusat tetravalen (Teori karbon tetrahedral)
Hibridasi orbital atom
Menentukan kesimpulan struktur molekul dan ion yang sama. Hal ini didapat dengan menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi pada suatu atom/senyawa . Setelah itu dapat diketahui dimana letak atom pusat dari atom/senyawa tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar