Rabu, 31 Oktober 2012

Kesetimbangan Fasa dan Diagram Fasa

Diagram fasa merupakan cara mudah untuk menampilkan wujud zat sebagai fungsi suhu dan tekanan.
Diagram ini juga menunjukkan kondisi kesetimbangan antara fase-fase yang berbeda dari suatu zat yang sama. Sebagai contoh khas, diagram fasa air (liquid) yang diberikan gambar dibawah ini.












Dalam diagram fasa, diasumsikan bahwa zat tersebut diisolasi dengan baik dan tidak ada zat lain yang masuk atau keluar sistem. Pemahaman Anda tentang diagram fasa akan terbantu dengan pemahaman hukum fasa Gibbs, Aturan ini menyatakan bahwa untuk kesetimbangan apapun dalam sistem tertutup, jumlah variabel bebas-disebut derajat kebebasan F- yang sama dengan jumlah komponen C ditambah 2 dikurangi jumlah fasa P.

Komponen-komponen umum diagram fase adalah garis kesetimbangan atau sempadan fase, yang merujuk pada garis yang menandakan terjadinya transisi fase.

Titik triple adalah titik potong dari garis-garis kesetimbangan antara tiga fase benda, biasanya padat, cair, dan gas. Solidus adalah temperatur di mana zat tersebut stabil dalam keadaan padat. Likuidus adalah temperatur di mana zat tersebut stabil dalam keadaan cair. Terdapat kemungkinan adanya celah di antara solidus dan likuidus; di antara celah tersebut, zat tersebut terdiri dari campuran kristal dan cairan.






Gas Ideal dan Gas Nyata

Gas Nyata dan Gas Ideal

1. Tekanan Gas Nyata semakin rendah pada temperatur yang tetap begitu pula dengan deviasinya akan    
    semakin kecil.
2. Semakin tinggi tekanan gas, atau dengan kata lain, semakin kecil jarak intermolekulnya, maka semakin          
    besar deviasinya. Hal ini terjadi karena volume gas ideal yang kecil sehingga dapat diabaikan, selain itu  
    ketika ketika jarak antarmolekul semakin kecil, beberapa jenis interaksi antarmolekul akan muncul.

Temperatur dan tekanan kritis

Temperatur kritis yaitu keadaan dimana gas tidak dapat dicairkan walaupun sudah diberi tekanan yang besar dan berada diatas temperatur tertentu. Pada keadaan ini, tekanan yang diperlukan untuk mencairkan gas tersebut dinamakan tekanan kritis, dan wujud materi pada temperatur dan tekanan kritis disebut dengan keadaan kritis. Temperatur dan tekanan kritis terjadi karna ada gas yang  tidak dapat dicaairkan, seberapapun besar tekanan yang diberikan. Berdasarkan proses kompresi adiabatik, yaitu proses perpindahan temperatur dimana tidak ada energi kinetik yang dipindahkan ke dinding. Bila suatu gas dimasukkan dalam wadah yang terisolasi, dan secara cepat diberi tekanan oleh piston, energi kinetik piston yang bergerak akan meningkatkan energi kinetik molekul gas, sehingga temperaturnya meningkat Bila gas kemudian dikembangkan dengan cepat melalui lubang kecil, temperatur gas akan menurun. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kemungkinan gas dapat didinginkan secara bergantian, dengan melakukan pengembangan dan penekanan adiabatik cepat sampai pencairan.


Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi

Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi
yaitu reaksi oksidasi dan reduksi. Konsepnya adalah pada reaksi oksidasi terjadi penangkapan oksigen, sedangkan reaksi reduksi terjadi pelepasan oksigen . Berdasarkan perpindahan elektron, oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron sedangkan reduksi adalah reaksi penerimaan elektron. berdasarkan biloks (bilangan oksdasi) , reaksi oksidasi terjadi biloks pada suatu unsur bertambah dan sebaliknya. Konsep biloks ini, bermanfaat untuk memudahkan dalam perhitungan perpindahan elektron baik senyawa ion atau kovalen.

penyetaraan persamaan reaksi redoks
persamaan ini harus mempunyai jumlah atom yang sama antara reaktan dan produk. Persamaan rekasi redoks dapat silakukan dengan 2 cara, yaitu dengan perubahan biloksnya atau perubahan setengah reaksi (dengan memperhatikan ion elektronnya).

Prinsip dasar pada perhitungan ini adalah apabila jumlah biloks reaksi oksidasi sama dengan biloks pada reaksi reduksi. Maka, perubahan biloks dapat dilakukan pada larutan dan bukan larutan. Sedangakan cara setengan reaksi hanya untuk larutan. Pernyataraan ini dilakukan dengan menghitung elektron yan gditerima dan dilepaskan dan menyamakan jumlah elektronnya.


Struktur Senyawa Karbon

Senyawa karbon adalah senyawa yang molekulnya mengandung atom-atom karbon dan atom atom unsur lain seperti hidrogen, oksigen, nitrogen, belerang dan halogen.

Mengenai struktur senyawa karbon dibedakan atas reaksi yang dialaminya dan bentuk yang dari reaksi senyawa karbon tersebut.

Reaksi subsitusi yaitu reaksi pergantian atom atau gugus atom oleh atom atau gugus atom lain yang terdapat dalam satu molekul. contohnya :
  • Halogenasi hidrokarbon (penggantian atom H oleh halogen) : 
          CH4 + Cl2 → CH3Cl + HCl (monosubstitusi)   => Penggantian gugus –OH oleh halogen
          CH3CH2OH + HCl(s) → CH3CH2Cl + H2O

Reaksi Adisi yaitu reaksi yang terjadi karena perubahan ikatan jenuh menjadi jenuh, atau ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal. Contoh : 
  • CH2=CH2 + H2 → CH3-CH3 (Etena hidrogen etana) =>  CH=CH + 2H2 → CH3-CH3 ( Etuna hidrogen etana )
Reaksi Eliminasi yaitu reaksi penyingkiran atau penghilangan beberapa atom yang terjadi pada suatu senyawa.  Contoh : 
  • CH3 - CH2 - OH --> CH2 = CH2 + H2O ( Senyawa hidrogen yang terhidrogenesi dari alkohol )
Bentuk reaksi senyawa karbon :

Haloalkana yaitu senyawa karbon dimana atom karbon berikatan dengan halogen. Terbentuk dari substitusi atom hidrogen dari alkana oleh halogen.

Keisomeran
  1. Isomer Struktur yaitu senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama tapi penataan atom dalam struktur yang berbeda. 
  2. Isomer Geometri yaitu senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama tapi mempunyai penataan struktur dalam ruang yang berbeda. 



Selasa, 30 Oktober 2012

Netralisasi

Netralisasi dapat didefinisikan sebagai reaksi penetralan asam oleh basa dan menghasilkan air. Hasil air merupakan produk dari reaksi antara ion H+ pembawa sifat asam dengan ion hidroksida (OH-) pembawa sifat basa,

Hidrolisis Garam
Hidrolisis garam dari asam lemah dan basa kuat, bagian anion dari garam bereaksi dengan air menghasilkan ion hidroksida.

A- + H2O HA + OH-

Kurva Titrasi
menunjukaan Volume penitar pada sumbu X dan Perubahan pH pada sumbu Y. Proses titrasi terbagi menjadi empat  yaitu :
  1. Titrasi Asam Kuat dengan Basa Kuat
  2. Titrasi Asam Lemah dengan Basa Kuat
  3. Titrasi Asam Kuat dengan Basa Lemah
  4. Titrasi Asam Lemah dengan Basa Lemah
Kerja Buffer 
Sifat larutan buffer antara lain : tidak berubah pH-nya meski diencerkan dan tidak berubah pH-nya meski ditambah sedikit asam atau basa. Oleh karena itu, Larutan Buffer digunakan untuk mempertahankan pH suatu larutan. Campuran buffer dapat dibuat dari :
  • Campuran asam lemah dengan garamnya. 
         Contoh : Larutan CH3COOH ( asam lemah) dan larutan CH3COONa
         (basa konjugasi = CH3COO-)
  • Campuran basa lemah dengan garamnya
          Contoh : Larutan NH4OH (basa lemah) dan larutan NH4Cl (asam konjugasinya NH4+)

 

Senin, 29 Oktober 2012

Fluoropolymer dan Kesehatan Kita

    Semakin hari perkembangan teknologi semakin meningkat dan meluas ke berbagai aspek kehidupan manusia. Manusia dibiasakan dengan hidup yang serba praktis termasuk dalam hidangan makanan dan minuman. Buruknya, beberapa dari mereka kurang memikirkan mengenai bagaimana proses produksi makanan atau minuman tersebut dan apakah bahan-bahan yang digunakan dalam produk tersebut, baik atau buruk bagi tubuh.

     Hasil survei nasional menunjukkan bahwa kadar PFOA terdeteksi hampir disemua sampel darah manusia. PFOA zat / bahan kimia yang terbentuk dari Asam Perfluoroakyl yang biasa digunakan selama pembuatan Fluoropolymer, yaitu bahan yang digunakan untuk membuat peralatan anti lengket, peredam panas pada peralatan masak rumah tangga dan pelapis kain yang tahan terhadap air.

     Penyebab adanya kandungan zat ini dalam tubuh manusia kemungkinan terkontaminasi saat proses memasak yang menggunakan peralatan masak anti lengket dan tahan panas. Penyebab lainnya, karena masyarakat gemar mengkonsumsi makanan atau minuman cepat saji yang saat ini sedang ramai produksinya di Pasar. Tanpa kita sadari, kertas lilin pada kemasan pembungkusnya mengandung PFOA. Kertas lilin ini biasanya kita temukan pada kotak pizza, pembungkus makanan cepat saji, serta lapisan yang digunakan dalam pembungkus popcorn. Sehingga, jika makanan atau minuman tersebut dihidangkan atau dipanaskan bersamaan dengan pembungkusnya, zat ini akan mengurai dan menjadi satu dengan makanan.

Dampak PFOA dalam tubuh 

     Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui dampak pasti PFOA dalam tubuh, dari penelitian ini disimpulkan bahwa PFOA dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah dan merusak sistem kekebalan tubuh. Zat ini juga berdampak pada sistem reproduksi manusia, pada pria, zat ini dapat menurunkan jumlah sperma hingga 50% dari jumlah normal, sedangkan pada wanita, zat ini memperlambat proses pembentukan janin dalam Rahim, sehingga wanita tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempunyai keturunan.

     Pengaruh PFOA terhadap meningkatnya kadar kolesterol dalam darah disebabkan karna uraian dari senyawa Perfluoroakyl yang menyerang organ liver dalam tubuh. Stephanie J. Frisbee, M.Sc., M.A., (West Virginia School of Medicine), melakukan penelitian dengan menggunakan sampel darah anak-anak dan remaja ( berusia 12-19 tahun) dan dari situ diketahui bahwa konsentrasi rata-rata PFOA mereka adalah 69,2 nanogram per liter dalam darah mereka.

Kelebihan pemakaian peralatan masak anti lengket

     Tidak bisa dipungkiri, terdapat banyak kemudahan dari bahan anti lengket ini, beberapa kelebihannya yaitu praktis, masakan lebih cepat matang karena panasnya merata. Tidak lengket sehingga lebih mudah dibersihkan. Saat memasak tidak memerlukan banyak minyak goreng, sehingga makanan menjadi lebih sehat.

Berikut beberapa tips untuk mencegah atau mengurangi kadar PFOA dari lingkungan:

  1. Selektif dalam menggunakan produk anti lengket hal ini berlaku pada peralatan rumah tangga, sofa anti noda, bahkan pada peralatan anti air yang sering kali kita gunakan seperti mantel hujan.
  2. Kurangi dalam mengkonsumsi makanan cepat saji karena Makanan / minuman yang instant juga dapat menyebabkan gula darah tinggi yang juga bisa memperlemah sperma. Berdasarkan Studi 2006 di Kanada, mereka menguji makanan cepat saji untuk kadar PFOA dan hasilnya konsentrasi tertinggi terdapat pada telur sandwich, kentang goreng, ayam nugget dan burger ikan.
  3. Dalam penggunaan sebagai peralatan masak. Selama proses memasak, jangan menggunakan api yang terlalu besar dan gunakanlah sendok dari bahan kayu untuk mengaduk makanan. Untuk membersihkan peralatan masak, pakailah spons yang lembut agar bahan anti lengket tidak terkelupas. Apabila masih ada sisa makanan yang menempel cucilah dengan air hangat dan jeruk nipis. Keringkan peralatan yang telah selesai dibersihkan dengan lap / kain yang lembut. (Ria Julianita)

Sumber :

http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/12/12/75143/Alat-Masak-Anti-Lengket-Tingkatkan-Kolesterol/11

http://www.anneahira.com/alat-memasak.htm

http://health.detik.com/read/2011/09/30/190408/1734381/766/wajan-anti-lengket-bisa-mengurangi-jumlah-sperma

http://www.sciencenews.org/view/generic/id/337869/title/Nonstick_pollutants_may_cut_efficiency_of_vaccines_in_kids

http://www.uniknih.com/2012/05/awas-6-makanan-sehat-yang-harus.html

Sumber Gambar:

http://health.detik.com/read/2011/09/30/190408/1734381/766/wajan-anti-lengket-bisa-mengurangi-jumlah-sperma

Elektrolisis


Yaitu reaksi kimia yang terjadi jika arus listrik dialirkan pada larutan elektrolit (terjadi secara tidak spontan). Elektrolisis adalah kebalikan dari reaksi kimia yang terjadi pada sel volta. Dimana elektroda yang menerima elektron disebut katoda dan yang mengalirkan kembali elektron ke sumner arus listrik luar disebut anoda.
Reaksinya adalah sebagai berikut ;
Katoda (Reaksi Reduksi)  = Zn2+  +  2e  =>   Zn
Anoda (Reaksi Oksidasi)  =  Cu  =>   Cu2+ +  2e

Elektrolisis Air
Elektrolisis tidak dapat berlangsung pada air murni , tapi jikasuatu larutan (misalnya H2SO4  atau  KNO3 ) Ditambahkan air murni, Elektrolisis tetap dapat berlangsung karena larutan tersebut dapat menghantarkan listrik.

Faktor -  Faktor yang mempengaruhi Elektrolisis :

1.       Konsentrasi larutan elektrolisis
2.       Jenis larutan elektrolisis
3.       Sifat elektroda yang digunakan